Logo

0361-771957

  • Selamat datang di Website Resmi UPT Puskesmas Kuta Selatan Pemerintah Kabupaten Badung, Puskesmas dengan Pelayanan UGD 24 Jam. Telp. (0361) 771957. AKREDITASI PUSKESMAS, KOMITMEN, KOMITMEN DAN KOMITMEN
Rabu Pon
Logo

dr. IGN B Sastrawan Dj M.Kes

Kepala Puskesmas Kuta Selatan

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dalam pembuatan Website ini, juga kepada pemegang program di Puskesmas yang memberikan kontribusi data kegiatan dan ide-ide yang selama ini dilaksanakan di Puskesmas KUta Selatan. Mudah-mudahan website resmi ini dapat memberikan manfaat dan kegiatan pelaksanaan program kesehatan di UPT Puskesmas Kuta Selatan khususnya dan kepada para pembaca dan pengunjung website resmi Puskesmas Kuta Selatan.


Foto Galeri

PUSKESMAS KUTA SELATAN RAIH SERTIFIKASI ISO 9001 - 2008

LIHAT LAINNYA

Video Galeri

Alur BPJS Kesehatan

LIHAT LAINNYA

Jajak Pendapat

Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kinerja Pelayanan Puskesmas Kuta Selatan?

    Res : 30 Responden

Profil

Gambaran Umum



UPT. Puskesmas Kuta Selatan merupakan salah satu Puskesmas dengan pelayanan UGD 24 jam dan klinik VCT-IMS yang terletak di kecamatan Kuta Selatan kabupaten Badung. Dengan batas wilayah :

Utara : Kelurahan Kedonganan Kecamatan Kuta Tengah

Timur : Samudra Hindia

Selatan : Samudra Hindia

Barat : Samudra Hindia

Sejak tahun 2002 seiring dengan bergabungnya kelurahan Jimbaran, luas keseluruhan wilayah kerja Puskesmas Kuta Selatan menjadi 101,13 km2 yang meliputi tiga desa dan tiga kelurahan, yaitu :

- Desa Pecatu : 23,54 km2

- Desa Ungasan : 20,16 km2

- Desa Kutuh : 9,7 km2

- Kelurahan Jimbaran : 19,83 km2

- Kelurahan Benoa : 18,5 km2

- Kelurahan Tanjung Benoa : 9,4 km2



Keadaan Geografis

UPT Puskesmas Kuta Selatan memiliki karakteristik yang berbeda dengan puskesmas yang lain di Kabupaten Badung karena terdiri dari 75 % area perbukitan dan 25 % dataran rendah . Terletak diujung Bali Selatan dengan ketinggian 28 m diatas permukaan laut, Wilayah pantai disebelah timur dan utara yang berpasir putih kini berkembang sangat pesat sebagai pusat wisata tirta. Sedangkan pantai disebelah selatan dan barat terdiri dari batu karang yang curam.



Iklim Suhu

Udara dipengaruhi oleh iklim laut tropis antara 28 - 30 º dengan pergantian musim kemarau dan penghujan yang tidak menentu. Dengan kelembaban udara yang berkisar 78,95 % -82 % membuat wilayah ini menjadi tempat dengan udara panas yang cukup menyengat.


Sarana Perhubungan

Sembilan puluh persen ( 90% ) sarana jalan sudah beraspal dan 10 % yang belum beraspal terutama di jalan-jalan pelosok pedesaan. Sarana perhubungan 100 % bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan roda 4.

 

Ekonomi, Sosial dan Budaya

a. Mata Pencaharian Penduduk

Dengan berkembangnya lahan usaha pariwisata, dagang dan jasa semakin membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Tentu hal ini mempengaruhi tingkat sosial ekonomi masyarakat wilayah Puskesmas Kuta Selatan. Pembangunan sektor pariwisatan menjadi mata pencaharian utama masyarakat sebanyak 64 % .Potensi ini tidak menutup kemungkinan bagi para nelayan yang kini menurun jumlahnya hanya sebesar 2% karena telah beralih ke bidang jasa pariwisata. Karyawan baik pemerintah maupun swasta sebanyak 27 % dan wiraswasta 7 %. Yang menjadi primadona hasil laut di wilayah selatan Kec Kuta Selatan tepatnya di br. Petangan desa Kutuh adalah adanya pertanian rumput laut sebagai salah satu pemasok terbesar di Bali.

b. Pendidikan Penduduk

Tingkat kelulusan pendidikan SMU sederajat penduduk hampir mencapai 90 % - 100 %. Bahkan 7,2 % penduduk telah mencapai tingkat akademi / sarjana. Sarana pendidikan yang ada antara lain TK 53 buah, SD 51 buah, SLTP 13 buah dan SMU/SMK 9 buah.

c. Sosial Budaya

Sistem sosial masyarakat dengan kehidupan gotong royong dianut berdasarkan sistem pemerintahan banjar dinas dan banjar adat sesuai dengan sistem pemerintahan pada umumnya di Bali yang mayoritas beragama Hindu. Adapula kantong-kantong pendatang dan daerah pemukiman baru dengan masyarakatnya yang heterogen yang cukup sulit diatur sebelum terbentuk RT/RW yang definitif. Kantong – kantong pendatang yang cukup banyak ini menyulitkan dilakukannya pengerjaan sensus penduduk. Disamping itu arus perpindahan cukup cepat terjadi. 4 Proporsi penganut agama adalah sbb : - Hindu : 96 % - Islam : 2,35 % - Kristen : 1,2 % - Katholik : 0,24 % - Budha : 0,21 % Sarana ibadah antara lain : - Pura : 30 buah - Mesjid : 2 buah - Gereja : 2 buah - Vihara : 1 buah

d. Peran Serta Masyarakat ( PSM ) di bidang Kesehatan

Peran serta masyarakat dibidang kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Selatan diwujudkan dalam bentuk kegiatan :

- Posyandu balita sebanyak 66 buah dengan jumlah balita 1.098 anak dengan Tingkat kemandirian posyandu meliputi 3 buah posyandu madya, 60 buah posyandu purnama dan 3 buah posyandu mandiri. Jumlah kader posyandu sebanyak 330 orang dengan tingkat keaktifan sebesar 90 %. Kegiatan posyandu dilaksanakan 1 bulan sekali dengan cakupan D/S 83,44 %.

- Posyandu lansia sebanyak 15 buah dengan jumlah lansia 1.691 orang. Jumlah kader 75 orang.

- Wujud partisipasi masyarakat lainnya belum nampak sekali kegiatannya. Masih memerlukan pembinaan terus menerus seperti kader poskesdes, kader kesehatan mata, kader kesehatan jiwa, kader dasa wisma, BKB. Hal ini banyak dipengaruhi oleh kegiatan banjar adat para kader yang cukup menyibukkan selain kegiatan rumah tangganya. Dan juga persepsi kader yang belum menganggap kegiatan yang di laksanakan rutin di masyarakat tidak berdampak mampu meningkatkan kesejahteraan kehidupannya. Upaya mensejahterakan kader dapat direalisasikan dengan cara dispensasi kader dari kegiatan adat, temu karya kader, dan insentif dari pemerintah.

 

KESEHATAN

Sumber Daya UPT Puskesmas Kuta Selatan UPT Puskesmas Kuta Selatan berdiri pada tahun 1982 dengan menggunakan tanah milik Dinas Pariwisata dan sumbangan bangunan dari BTDC yang berlokasi di lingkungan Banjar Penyarikan, Jl. Srikandi no 40 A Nusa Dua, dengan nama Puskesmas Benoa. Kemudian pada tahun 2001 berubah nama menjadi UPT. Puskesmas Kuta Selatan. Puskesmas terletak di area pemukiman penduduk yang padat, mudah dijangkau karena dekat dengan jalan utama dan fasilitas umum lainnya.

Memiliki 6 buah Puskesmas Pembantu ( PP ) meliputi:

- PP Tanjung Benoa ( di Br.Tanjung Benoa, Kel. Tanjung Benoa )

- PP Ungasan ( di depan Kantor Kepala Desa Ungasan )

- PP Pecatu ( di Br Kangin, Desa Pecatu )

- PP Kutuh ( di Desa Kutuh )

- PP Jimbaran I ( di dekat Pasar Jimbaran )

- PP Jimbaran II ( di Br. Cengiling Jimbaran)