Logo

0361-771957

  • Selamat datang di Website Resmi UPT Puskesmas Kuta Selatan Pemerintah Kabupaten Badung, Puskesmas dengan Pelayanan UGD 24 Jam. Telp. (0361) 771957. AKREDITASI PUSKESMAS, KOMITMEN, KOMITMEN DAN KOMITMEN
Rabu Pon
Logo

dr. IGN B Sastrawan Dj M.Kes

Kepala Puskesmas Kuta Selatan

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dalam pembuatan Website ini, juga kepada pemegang program di Puskesmas yang memberikan kontribusi data kegiatan dan ide-ide yang selama ini dilaksanakan di Puskesmas KUta Selatan. Mudah-mudahan website resmi ini dapat memberikan manfaat dan kegiatan pelaksanaan program kesehatan di UPT Puskesmas Kuta Selatan khususnya dan kepada para pembaca dan pengunjung website resmi Puskesmas Kuta Selatan.


Foto Galeri

PUSKESMAS KUTA SELATAN RAIH SERTIFIKASI ISO 9001 - 2008

LIHAT LAINNYA

Video Galeri

Alur BPJS Kesehatan

LIHAT LAINNYA

Jajak Pendapat

Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Kinerja Pelayanan Puskesmas Kuta Selatan?

    Res : 30 Responden

Baca Berita

PUSKESMAS KUTA SELATAN MELAKUKAN IMUNISASI VAKSIN PENCEGAHAN KANKER SERVIX UNTUK ANAK KELAS I TINGKAT SMP

Oleh : puskesmaskutaselatan | 30 April 2017 | Dibaca : 584 Pengunjung

Imunisasi vaksin kanker servix  tahap pertama dilakukan pada bulan oktober tahun 2016 tepat 6 bulan yang lalu. kini saatnya imunisasi tahap ke dua di lakukan. siswi SMP wilayah Kuta selatan yang mendapat Imunisasi vaksin kanker servik terdiri dari 16 sekolah yaitu :

  1. SMPN 1 Kuta Selatan
  2. SMPN 2 Kuta Selatan
  3. SMPN 3 Kuta selatan
  4. SMPN 4 Kuta Selatan
  5. SMPN 5 Kuta Selatan
  6. SLB Jimbaran
  7. SMP Taman Sastra
  8. SMP Taman Rama
  9. SMP Cendikia Harapan
  10. SMP Widiatmika
  11. SMP AL-Ma'arif
  12. SMP Bintang Mandiri
  13. SMP Ngurah Rai
  14. SMP Dwijendra
  15. SMP Nusa Dua
  16. SMP Baitul Amin

SEKILAS TENTANG KANKER SERVIX

PENGERTIAN

Kanker serviks atau kanker mulut rahim adalah kanker yang terjadi pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke rahim atau leher rahim. Penyebarannya yang sangat mudah melalui cairan maupun sentuhan kulit, membuat kanker ini menjadi sangat mematikan hingga membuat ribuan wanita meninggal. Deteksi dini sangat membantu pengobatannya, namun sebenarnya penyakit ini dapat dihindari dengan melakukan beberapa langkah pencegahan, salah satunya adalah dengan melakukan papsmear, pemakaian pembalut wanita dan pembersih kewanitaan yang berkualitas.

Kanker serviks merupakan penyakit kaum wanita yang paling mematikan di dunia. Menurut data WHO setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks. Di Indonesia sendiri terdapat 180.000 pasien baru pertahunnya atau 1:2000 wanita, dimana sebanyak 20-25 wanita meninggal dunia perharinya. Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi  wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim.

PENYEBAB
 
Penyebab kanker serviks adalah virus HPV (Human Papilloma Virus). Virus ini sangat mudah menyebar atau menular melalui cairan dan lewat sentuhan kulit. Wanita yang terinfeksi HPV biasanya berusia diatas 20 tahun, terutama wanita yang sudah aktif berhubungan seksual. Penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV juga bisa menyerang wanita yang menggunakan wc tersebut jika tidak dibersihkan dengan baik. Bahkan terhadap wanita yang belum pernah berhubungan seksual, karena virus HPV dapat menjangkiti siapa saja. Gaya hidup yang kurang baik juga dapat mempengaruhi faktor penyebab kanker serviks, seperti misalnya kebiasaan merokok, kurangnya asupan nutrisi dan asam folat. Selain itu seringnya melakukan hubungan intim dengan bergonta-ganti pasangan dapat pula memicu timbulnya kanker serviks. Resikonya bahkan akan meningkat sebanyak dua kali lipat pada wanita yang melakukan hubungan intim pada usia dini. Pemakaian pembalut tidak berkualitas menjadi penyebab lain timbulnya kanker serviks, karena pembalut tidak berkualitas atau pembalut di pasaran yang berbahan daur ulang dan menggunakan bahan kimia. Faktor lainnya adalah adanya kanker karena memiliki keluarga yang turut mengidap kanker.

TANDA DAN GEJALA
Tidak ada tanda ataupun gejala yang spesifik untuk kanker serviks pada stadium awal. Setelah stadium lanjut, baru timbul gejala pendarahan spontan pada vagina diluar haid, keputihan yang berbau, mengalami gangguan buang air kecil, sering merasakan sakit pada bagian pinggul dan paha, nafsu makan menjadi berkurang serta berat badan tidak stabil.
Apakah kanker serviks bisa dicegah?

CARA PENCEGAHAN

Kanker serviks dapat dicegah dan dapat diukur, dengan memahami gejala kanker serviks. Dengan melakukan skrining  lebih awal dan diketahui sejak dini, maka pengobatannya juga dapat dilakukan lebih cepat. Untuk kaum wanita, segera lakukan hal berikut untuk mencegah timbulnya kanker serviks:

1.    Hindari Faktor Resiko
Jalani gaya hidup yang sehat, dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan bergizi, perbanyak konsumsi sayuran yang mengandung vitamin C dan E serta rutin berolahraga. Jika Anda perokok, berhentilah merokok. 

2.    Pap Smear sebagai skrining kanker serviks
Pap Smear merupakan suatu pemeriksaan untuk sel di area serviks yang bertujuan untuk mendeteksi keberadaan kanker atau sel-sel yang abnormal yang mengarah pada pemicu kanker, dan dapat digunakan untuk mengetahui status hormonal kita. Pap smear sebaiknya dilakukan setiap 3 tahun sekali dimulai dari 1 tahun setelah mulai melakukan hubungan seksual. Para penderita kanker serviks, ibu hamil dan wanita yang mengalami pendarahan parah tidak boleh melakukan pap smear. Dengan adanya program skrining ini, ternyata dapat menurunkan insiden kanker serviks hingga 50% secara signifikan.

3.    Vaksinasi
Untuk wanita yang belum pernah melakukan hubungan intim, dapat melakukan pencegahan kanker serviks dengan vaksin HPV. Vaksin HPV adalah vaksin yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi dalam mencegah HPV menginfeksi sel yang dapat menyebabkan kanker serviks.


Oleh : puskesmaskutaselatan | 30 April 2017 | Dibaca : 584 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :