Logo
+62 361 9009421
  • Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Badung - Alamat : Jalan Raya Sempidi - Mangupura - Badung Bali - Telp : +62 361 9009421 - Fax : +62 361 9009423 - Email : dikes@badungkab.go.id
  • Selamat datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Badung - Menyajikan Informasi Terkini seputar Program Kerja dan Agenda Kegiatan. Selamat datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Badung - Menyajikan Informasi Terkin
Rabu Legi
Logo

Dr. I Gede Putra Suteja

Kadis Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Badung

Sejalan dengan pesatnya kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta menyikapi perkembangan tuntutan masyarakat guna mendapatkan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat diperlukan adanya Tata Kepemerintahan yang baik. Tata Kepemerintahan yang baik antara lain bercirikan Transparansi, Efisien, Efektif, Profesional dan Akuntable yang dibangun atas dasar komunikasi yang sehat antara Pe

Foto Galeri

TIM FGD Dinas Kesehatan

LIHAT LAINNYA

Video Galeri

Dinas Kesehatan Adakan sosialisasi Perda KTR ke kampus-kampus

LIHAT LAINNYA

Jajak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda tentang Website Dinas Kesehatan Kabupaten Badung?

    Res : 92 Responden

Baca Berita

Diduga Penyebab HIV/AIDS, Pemkab Badung Godok Perbup Tato

Oleh : dikesbadung | 24 Januari 2012 | Dibaca : 870 Pengunjung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung Selasa (24/1) tengah menggodok peraturan bupati (Perbup) tentang jasa pembuatan tato. Pembahasan perbup tersebut dilakukan menyusul pengakuan dua wisatawan Australia yang ,mengaku positif mengidap HIV/AIDS akibat membuat lukisan pada tubuhnya (tato)  saat berlibur  di kawasan Kuta.  
 
Pembahasan Perbup Tato itu dilakukan Wabup Ketut Sudikerta selaku Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) bersama Komisi D DPRD setempat dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali di Mangupura, Kabupaten Badung, Selasa (24/1). "Regulasi dalam bentuk perbup ini untuk melengkapi Perda Kabupaten Badung tentang Pengawasan Jasa Tato," ujar  Sudikerta. 
 
Menurutnya, perbup itu untuk menindaklanjuti laporan Kementerian Kesehatan RI atas pengakuan dua warga negara Australia pada November 2011 setelah membuat tato di sebuah gang yang menghubungkan Jalan Popies 1 dan Jalan Popies 2, Legian, Kuta.  
 
Dengan dikeluarkannya Perbup, diharapkan bisa diantisipasi penyebaran HIV/Aids melalui tato sekaligus sebagai payung hukum untuk usaha tato di objek wisata Kuta. 
 
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin bersama jajaran muspida dan jajaran SKPD untuk melakukan langkah preventif dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Badung," katanya. 
 
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Pemprov  Bali memperkuat pengakuan dua wisatawan asal Australia karena keduanya tidak memiliki riwayat seksual bebas, penggunaan narkoba suntik, pembedahan, dan perawatan gigi, serta risiko lain yang menjadi sumber infeksi.  
 
Atas dasar itu pula pihak Kementerian Kesehatan RI membuat surat edaran mengenai pembinaan dan pengawasan perizinan usaha tato dan tindik. Dinas Kesehatan Provinsi Bali sendiri berencana mengkaji penularan HIV terhadap wisatawan Australia melalui tato yang dibuatnya di Pulau Dewata itu. 
 
"Kami sudah menyampaikan kepada pihak Konsulat Jenderal Australia bahwa tidak cukup hanya berdasarkan keterangan wisatawan itu karena masih diperlukan kajian mendalam, apakah dia tertular saat membuat tato di Bali atau sebelumnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Bali dr Suteja. 
 
Suteja menyampaikan pandangan itu terkait dengan keterangan dari Departemen Kesehatan Australia bahwa seorang warganya terinfeksi HIV setelah membuat tato di Bali beberapa waktu lalu dan baru diketahui saat wisatawan tersebut melakukan tes darah di negaranya. 
 
"Jika orang bertato, ada kalanya cenderung berperilaku yang tidak bagus. Ini pula yang harus ditelusuri lebih lanjut dan jangan cepat mengatakan terinfeksi HIV/AIDS karena tato," ujarnya.


Oleh : dikesbadung | 24 Januari 2012 | Dibaca : 870 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :